Oleh: budi02 | Mei 23, 2008

Aku Malu Memakai Software Bajakan!!

Jakarta – Indonesia boleh sedikit lega. Bagaimana tidak? Indonesia tak lagi masuk dalam 10 negara dengan tingkat pembajakan tertinggi di dunia.

Posisi Indonesia untuk pembajakan software secara global menurun. Menurut data International Data Corp (IDC), tingkat pembajakan software Indonesia turun meski hanya 1%. Pada tahun 2006 tingkat pembajakan mencapai 85%, sedangkan tahun 2007 turun menjadi 84%.

Penurunan ini berdampak pula pada posisi Indonesia dalam peringkat negara dengan pembajakan software terbesar secara global, dari posisi 8 pada tahun 2006 menjadi di posisi 12 pada 2007 lalu.

Namun sayangnya, tingkat kerugian yang dialami oleh Indonesia akibat pembajakan justru meningkat. Data IDC menunjukkan, kerugian yang dialami Indonesia karena pembajakan pada 2006 mencapai US$ 350 juta, sedangkan pada 2007 kerugian mencapai US$ 411 juta.

Menurut Donny Sheyoputera selaku perwakilan Business Software Alliance (BSA) di Indonesia, hal ini terjadi karena pasar software di Indonesia semakin berkembang.

“Otomatis nilai kerugian juga meningkat karena pertumbuhan software berkembang, baik yang berlisensi maupun yang bajakan,” ujarnya di Sampoerna Strategic Tower Jakarta, Rabu (14/5/2008).

Selain itu, ada tiga negara pendatang baru yang pada 2006 lalu tidak disurvei oleh BSA, namun pada 2007 disurvei yaitu Yaman (89%), Libia (88%) dan Irak (85%). Hal ini menjadikan posisi Indonesia dalam hal peringkat pembajakan juga turun.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori